TUGAS 4 & 5

Jurnal Intercultural Communication - Jens Alwood ( Bagian 4&5 - Problem and consequences related to intercultural communiction & Can any of the problem of intercultural communication be avoided?)

Analisa: 

     Jika kurangnya pemahaman awal yang sama relevan dengan aktivitas dan komunikasi bersama mereka, ini dapat menyebabkan beberapa konsekuensi seperti kurangnya pemahaman, kurangnya pemahaman adalah kegagalan untuk menafsirkan sebagian atau semua dari apa yang dikatakan atau dilakukan orang lain. Kurangnya pemahaman mungkin disadari atau tidak disadari, artinya, Anda mungkin menyadari atau tidak menyadari bahwa Anda belum mengerti. Kurangnya pemahaman juga bisa dibiarkan berlalu, terlepas dari kenyataan bahwa Anda menyadarinya, mungkin karena, karena kurangnya waktu atau status yang lebih rendah, Anda tidak menganggap diri Anda dalam posisi untuk meminta bantuan. atau untuk mengakui bahwa Anda belum mengerti. Lalu kesalahpahaman, saat kesalahpahaman ini berlangsung maka Perbedaan yang diasumsikan dalam pra-pemahaman yang relevan juga dapat menyebabkan kesalahpahaman, yaitu seseorang benar-benar membuat interpretasi tetapi interpretasi ini tidak memadai atau salah. Resiko bahwa pemahaman yang buruk akan menyebabkan kesalahpahaman bergantung pada faktor-faktor seperti: kurangnya pemahaman Anda tentang budaya orang lain ,penguasaan bahasa yang digunakan untuk komunikasi yang akan dilakukan. Selanjutnya ialah Reaksi dan tindakan emosional, terintegrasi dengan proses pemahaman adalah berbagai faktor yang berkaitan dengan emosi dan sikap. Faktor-faktor ini juga muncul dalam kasus kurangnya pemahaman dan kesalahpahaman. Terlepas dari kurangnya pemahaman yang mungkin dialami sebagai tantangan dan sebagai pendorong untuk meningkatkan saling pengertian, ada kemungkinan bahwa kurangnya pemahaman secara lebih umum, dan terutama jika itu mengarah pada kesalahpahaman, terkait dengan reaksi emosional negatif.

Adapun beberapa konsekuensi lainnya seperti tingkat individu : Gangguan dan kerusakan, pada hal ini reaksi terhadap kurangnya pemahaman dan kesalahpahaman adalah bahwa komunikasi terputus atau terputus dan salah satu atau kedua individu yang berkomunikasi kemudian menolak untuk berkomunikasi. Komunikasi hanya pada satu pihak, yakni  perbedaan kekuasaan antar pihak adalah salah satu pihak menyerah dan mulai berkomunikasi secara utuh mengenai kondisi pihak lainnya. Komunikasi melalui pihak ketiga, dimana kebutuhan komunikasi antara dua pihak sangat besar dan mereka tidak dapat berbicara bahasa satu sama lain atau tidak ingin ditempatkan pada posisi inferior terhadap pihak lain, mereka dapat memilih untuk berkomunikasi melalui pihak ketiga. Salah satu kemungkinannya adalah dengan menggunakan penerjemah.

     Komunikasi tentang kondisi kedua belah pihak yakni batas antara dua bahasa tersebut tidak dipertahankan; para pihak mulai menggunakan bentuk dari bahasa masing-masing dan semacam bahasa campuran dibuat selanjutnya pada tingkat kolektif. Efek pada tingkat individu yang didiskusikan di atas juga dapat terjadi pada skala yang lebih besar pada apa yang dapat disebut tingkat kolektif, yakni terbagi menjadi beberapa macam sebagai berikut pengusiran dan pemisahan, asimilasi, dominasi oleh pihak ketiga, pluralisme dan integrasi.

 

Kesimpulan: 

     Seperti telah dijabarkan di atas maka dapat kita simpulkan bahwasannya, kurangnya pemahaman awal yang sama relevan dengan aktivitas dan komunikasi bersama mereka, ini dapat menyebabkan beberapa konsekuensi antara lain seperti kurangnya pemahaman, kesalahpahaman, reaksi dan tindakan emosional, tingkat individu yang mencakupi gangguan dan kerusakan, komunikasi hanya pada satu pihak, komunikasi melalui pihak ketiga dan komunikasi tentang kondisi kedua belah pihak.

Lalu merujuk pada uraian di atas maka dapat ditinjau bahwasanyya,masalah komunikasi antar budaya dapat dihindari dengan cara meningkatkan kesadaran dan wawasan tentang perbedaan antara budaya dan pola komunikasi, membentuk sikap fleksibel terhadap perbedaan budaya dan pola komunikasi serta membangun kemampuan dan keterampilan.

Komentar